Awalnya baca dari twitter tentang ini, gak tau juga bahasa tepatnya, dijual atau gimana. Yang jelas pihak Ellislah selaku pemilik dan developer utamanya sudah bersiap mengucapkan selamat tinggal. Padahal kemarin baru saja keluar versi barunya, versi 2.1.4 setelah versi 2.1.3 nya keluar tahun lalu. Gak tau juga kelanjutannnya, apakah versi 3 nya akan semakin bagus atau malah mati, kita tunggu saja. Yang jelas sayang sekali kalau framework ini sampai mati, penggunanya banyak dan mudah dipelajari meskipun secara teknologi *halah* sudah banyak ketinggalan dibanding framework lain.

Seperti biasanya rame-rame penentuan awal ramadhan, Muhammadiyah sejak jauh-jauh hari sudah menetapkan kalau 1 Ramadhan bertepatan dengan 9 Juli, sedang dari pihak pemerintah menunggu sidang isbat yang dilaksanakan pada 29 sya’ban atau senin 8 Juli. Dan akhirnya keputusan dari sidang isbat adalah 1 Ramadhan bertepatan dengan tanggal 10 Juli hari Rabu. Jadinya tahun ini awal puasanya tidak bareng, ada yang selasa ada yang rabu. Tapi gak apa-apa yang jelas salah itu ya yang seharusnya puasa tapi gak puasa jadi ya gak usah saling menyalahkan dan nyinyir kalau awal puasanya beda. Dan satu lagi, sepertinya ada bug di blog ini bagian daftar postingan berdasar kategori 😐

Barusan nge-push penambahan cache pake redis. Sayangnya gak kelihatan sih ya kalau update script itu 😐 Untuk redis nya sendiri bisa di download dari sini. Download file tar.gz nya ekstrak terus compile dan jalankan. Untuk di laravel nya sendiri, ubah file app/config/cache.php bagian driver menjadi redis : ‘driver’ => ‘redis’, kemudian di app/config/database.php bagian redis ‘redis’ => array( ‘cluster’ => true, ‘default’ => array( ‘host’ => ‘127.0.0.1’, ‘port’ => 6379, ‘database’ => 0, ), ), Setelah itu tinggal mainkan cache nya, contohnya bisa di lihat di dokumentasi laravel.