Color Funbike Jogja

Tanggal 31 Mei hari minggu yang lalu, untuk pertama kali nya mengikuti sebuah acara sepedaan resmi dan berbayar, yaitu funbike yang dilaksanakan dalam rangkaian acara ulang tahun harian jogja. Acara nya di mandala krida dan sesuai yang tertera di tiket akan dimulai pukul 6 pagi. Dan seperti acara-acara lain, katanya jam 6 mulai, jam 7 pun belum apa-apa. Padahal sudah di bela-belain berangkat dari rumah jam 5 pagi agar tidak telat. Tapi ya gitu deh.

Gowes puncak nya sendiri sebenarnya cuma sekitar 1 jam an, Tetapi acara pembagian hadiah dan doorprize nya sendiri baru selesai sekitar jam 11 siang. Lumayan lah, gowes mandala krida-rumah di jam 11 siang. Alhamdulillah ada mendung jadi gak melulu kena panas.

Kalau acaranya sendiri memang super rame, ribuan pesertanya. Maklumlah doorprize utamanya adalah mobil. dan banyak hadiah-hadiah lain. Sedang saya sendiri ya gak dapet kalau hadiahnya. Cuma dapat seneng karena bisa gowes bareng dan ketemu temen-temen 😀

Tajuk acara nya sendiri adalah “color funbike” jadi masing-masing peserta nya diberi bubuk warna yang nantinya akan dilempar-lemparkan sehingga membuat apapun yang kena jadi warna-warni. Tapi bubuk warna yang punya saya malah tak bawa pulang ditambah punya tementemen juga tak bawa pulang. Buat mainan anak lah.

Berfoto bareng Wasi Arnosa dan Muhammad Arif Wicaksana

 

Viaduct Ganjuran, Medari

Sepedaan edisi hari minggu kemarin melewati salah satu peninggalan jalur kereta api jaman dulu yang sudah tidak digunakan lagi yaitu viaduct ganjuran, medari. Dulunya merupakan jembatan yang atasnya dilewati kereta api, sedangkan terowongan dibawahnya, meski cuma pendek tapi gak apa-apa disebut terowongan, digunakan untuk kendaraan lain. Sekarang ini yang tersisa ya tinggal viaduk nya itu saja, bekas rel maupun bantalannya sudah tidak ada.

Terowongan ini hanya muat untuk sepeda motor, sepeda atau orang jalan kaki. Mungkin untuk mobil yang ukurannya kecil bisa mencoba kalau berani. Untuk kendaraan yang agak besar bisa lewat di sampingnya, tinggal belok sebelum masuk ke terowongannya.

Oya letak viaduct ini sendiri tidak terlalu jauh dari jalan magelang. Dari jalan magelang arah jogja menuju tempel di sekitar km 15.5 masuk ke kiri setelah spbu kemloko sekitar 500 m, pokoke gak jauh. Jalannya lumayan jelek, banyak lubang dan pas di viaduct nya itu jauh dari rumah penduduk jadinya sepi. Agak serem sepertinya kalau malam-malam nongkrong disini. Tapi kalau pagi atau siang kemungkinan rame karena sebelah utaranya merupakan areal persawahan dan jalannya itu merupakan jalan tembusan untuk orang-orang kampung di sekitarnya menuju ke jalan magelang.

Sebenarnya ada papan yang mungkin saja berisi nama/keterangannya, sayang sudah dikotori oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Sepedaan (lagi)

Sudah lama tidak sepedaan, dan beberapa hari ini sedang mencoba untuk memulai aktifitas bersepeda lagi. Tidak usah jauh-jauh cukup muter-muter daerah rumah saja. Yang penting sehat dan hati senang.

Hari ini kedatangan tamu, seorang kawan yang dulu pernah sekantor, yang kebetulan seorang yang aktif bersepeda. Kemudian jalan-jalan di deket rumah dan ternyata di kali deker rumah itu ada air terjun mini yang lumayan. Baru ngeh ada air terjunnya, entah karena kebetulan beberapa hari ini sedang banyak hujan sehingga airnya mengalir deras atau gimana.

Jarak dari rumah gak sampai 500 meter, tetapi berhubung jalannya lumayan rusak parah maka daerahnya termasuk jarang dijamah orang. Dulu pernah beberapa kali lewat tapi tidak pernah memperhatikan. Selain itu daerahnya juga termasuk daerah yang banyak cerita mistisnya :))

Berikut beberapa foto yang sempat diambil dari lokasi: