Fedora 22 Akhirnya Rilis

Setelah menggunakan fedora beta sejak akhir bulan April, akhirnya tanggal 27 Mei kemarin fedora 22 dirilis. Bagi yang sudah menggunakannya sejak beta, tentu tidak banyak perubahan yang ditemui karena ya bisa dibilang dari beta ke stable itu adalah bug fixing dan upgrade paket saja, untuk fitur sudah sama saja.

Bagi yang tertarik ingin mencoba bisa langsung menuju ke https://getfedora.org/. Bagi yang ingin baca-baca mengenai fitur-fitur baru di fedora 22 bisa menuju ke http://fedoramagazine.org/fedora-22-released/ atau ke http://fedoramagazine.org/whats-new-fedora-22-workstation/ untuk informasi lebih detail fedora 22 versi workstation.

Untuk penulis sendiri masih menemukan masalah dengan plank saat menggunakan gnome wayland, untuk masalah crash saat menggunakan gnome wayland sepertinya sudah tidak terjadi.

Jangan lupa juga, salah satu tool favorit, fedy, juga mendapatkan upgrade cukup signifikan dari developernya. Bagi yang biasa menggunakan fedy untuk melakukan instalasi aplikasi yang tidak disertakan di fedora bisa langsung menuju ke http://satya164.github.io/fedy/

Menghilangkan Tray Icon Pada GNOME

Menggunakan gnome 3 dan merasa tidak nyaman dengan tray icons yang sekarang berada di kiri bawah? Nek saya sih merasa kurang nyaman dengan tray icon tersebut.

tray icon di kiri bawah:

Kalau di klik akan muncul seperti dibawah:

Untungnya ada orang selo yang membuat extension untuk menghilangkan tray icon tersebut. Sebenarnya lebih tepat nya memindahkan ke panel atas sebelah kanan sih, bukan menghilangkan. Berikut link nya: https://extensions.gnome.org/extension/495/topicons/ 

Cara installnya gampang saja, kalau saya sih pake firefox kemudian install gnome shell integration kemudian buka link extensionnya dan klik tombol on/off di website tersebut maka akan muncul notifikasi untuk melakukan download dan instalasi.

Setelah itu gunakan gnome tweak tool untuk mengaktifkasn extensionnya:

Setelah itu silahkan di cek di panel atas, maka icon yang sebelumnya ada di kiri bawah akan muncul di panel:

Di screenshoot yang pindah adalah icon dropbox.

Oya extension ini di coba di fedora 22 beta dengan gnome 3.16. Bisa jadi tidak berhasil jika menggunakan versi lain.

Fedora 22 Beta

fedora 22 beta

Kemarin, fedora 22 beta secara resmi telah dirilis. Memang belum versi stable yang rilis tapi cukup menarik untuk dicoba. Apalagi karena release ini menyertakan gnome versi terbaru, versi 3.16 dan katanya sih dukungan wayland yang lebih baik. Secara pada versi 21 kemarin setiap mencoba menggunakan gnome wayland setelah jalan lancar beberapa menit (biasanya antara 10 – 30 menit) pasti langsung crash dan semua setting desktop kembali ke default. Cukup mengganggu apalagi kalau pas digunakan untuk bekerja.

Beberapa fitur baru dari fedora 22 ini adalah:

  • dnf menjadi package management default menggantikan yum
  • dukungan wayland yang lebih baik, dan untuk login screen nya sudah full support untuk wayland
  • gnome versi 3.16
  • notifikasi yang lebih manis (menurut penulis sih)
  • kernel 4.0

Dan berhubung masih beta, tentu masih ada banyak bug yang muncul. Jadi kalau ingin yang stable ya silahkan tunggu versi rilis stable nya kira-kira sebulan lagi, bagi yang tidak mau menunggu bisa langsung download di sini untuk versi workstation nya.

 

 

 

Membuat Aplikasi Dengan Rails

Setelah melakuan instalasi rails seperti pada artikel sebelumnya, langkah selanjutnya adalah membuat aplikasi. Rails sudah menyertakan banyak script yang bisa dimanfaatkan agar proses pembuatan aplikasi bisa lebih mudah dan menyenangkan. Dengan rails kita tidak perlu repot-repot membuat berbagai macam file atau folder secara manual, jalankan script dan “voila” file dan folder sudah terbentuk, kita tinggal melakukan edit/penambahan sesuai yang kita inginkan.

Untuk membuat aplikasi pertama kali, kita bisa memanfaatkan perintah

$ rails new [nama_aplikasi]

Misal kita ingin membuat aplikasi dengan nama web maka cukup ganti [nama_aplikasi] dengan web:

$ rails new web

Maka akan dibuat folder dengan nama web yang berisi script-script yang siap kita manfaatkan untuk proses selanjutnya.

struktur direktori

Jika dilihat kedalam folder web, maka berikut folder-folder utama yang pasti akan kita manfaatkan:

  • app, kita akan banyak bermain di dalam folder ini, karena controllers, models, views assets dari aplikasi yang kita buat ada di sini
  • bin, berisi script-script yang akan kita manfaatkan dalam manajemen aplikasi kita
  • config, disini letak file konfigurasi dari aplikasi, mulai dari koneksi database, route dll
  • db, skema database dari aplikasi kita ada disini, istilah keren nya migration
  • public, folder yang bisa diakses dari luar, berisi file-file static dari aplikasi kita (gambar, css, javascript dll)
  • test, untuk unit testing
  • vendor, digunakan untuk menyimpan library third party

Selain folder-folder diatas ada juga beberapa file, yang paling penting adalah:

  • Gemfile, di file ini kita bisa mendefinisikan gem yang akan kita manfaatkan dalam aplikasi kita, misalnya kita membutuhkan mysql maka kita definisikan gem untuk mysql disini

Apa yang di generate oleh perintah ‘rails new’ ini sebenarnya adalah sebuah aplikasi yang sudah jadi, maksudnya? ya aplikasi ini sudah bisa berjalan. Jika tidak percaya, coba jalankan perintah dibawah:

$ bin/rails server

rails server

Kemudian buka http://localhost:3000 di browser maka akan muncul halaman sebagai berikut.

localhost rails 

Demikian langkah pertama dalam membuat aplikasi dengan ruby on rails.

Happy Coding

Paper Theme Pada Fedora Dengan GNOME

desktop GNOME + Paper theme

Screenshoot pada distro Fedora 21 dengan desktop GNOME dan tema Paper.

Paper adalah sebuah tema (theme) untuk GTK yang terinspirasi dari material design. Yang menggunakan android pasti tahu lah material design itu apa. Tampilannya cukup cantik, setidaknya menurut penulis, jika dibandingkan dengan tema asli bawaan GNOME.

Salah satu yang menarik dari Paper ini adalah warna header bar antar aplikasi yang bisa berbeda-beda. Memanfaatkan fitur “client side decoration” dari GTK. Meskipun jika ingin membuat semua aplikasi memiliki header bar yang berbeda kita harus bekerja keras dengan menambahkannya di ~/.local/share/themes/Paper/gtk-3.0/apps. Tapi setidaknya untuk beberapa aplikasi bawaan GNOME sudah bisa memiliki header bar yang berbeda-beda. Eh btw tahu header bar kan? itu lo bagian atas dari aplikasi yang biasanya terdapat titel/info dari aplikasi tersebut

Untuk instalasinya mudah saja:
1. Download dari sini atau dari githubnya
2. Ekstrak file zip hasil download
3. Masuk direktori hasil ekstrak
4. Jalankan ./install.sh, setelah itu akan muncul beberapa pertanyaan, ketik “y” saja untuk meng “iya” kan

langkah-langkah install paper theme

5. Selesai, bagi yang menggunakan GNOME bisa me restart GNOME nya dengan menekan “Alt + F2” kemudian ketik huruf “r” lanjutkan dengan “Enter”

Bagi yang menggunakan distro ubuntu atau turunannya bisa menggunakan PPA nya:

$ sudo add-apt-repository ppa:snwh/pulp 
$ sudo apt-get update && sudo apt-get install paper-gtk-theme paper-icon-theme

Oya, menurut pembuatnya, tema Paper ini belum 100% selesai, jadi masih mungkin ada bug atau beberapa hal-hal aneh jika menggunakan tema ini. Tetapi pengalaman penulis selama menggunakan tema ini baik-baik saja, kalaupun ada beberapa tampilan yang aneh masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu.

Paper is under heavy development!
Download at your own risk.