Salah satu penambahan yang ada di laravel 5.3 adalah pada bagian untuk mengirim email. Pada versi ini diperkenalkan metode baru untuk mengirim email, yaitu dengan mailable class. Jika sebelumnya untuk mengirim email kita membuat script/fungsi seperti berikut: Mail::send(‘template.email’, ‘pesan’ => $message], function ($message) { $message->from(‘pengir[email protected]’, ‘Email bro’); $message->to(‘[email protected]’); }); Pada laravel versi 5.3 semua konfigurasi untuk data email yang dituji, dari alamat email, template email dan lain-lain bisa dimasukan ke dalam sebuah class. Sehingga untuk mengirim email cukup panggil: Mail::to(‘[email protected]’)->send(new EmailClass);

Pada tulisan kali ini, penulis akan membahas basic koneksi dan query ke database menggunakan micro framework lumen. Karena lumen ini merupakan saudara dari laravel maka kebanyakan juga akan sama dengan laravel. Yang berbeda adalah untuk konfigurasinya menggunakan sebuah file dengan nama .env, silahkan rename .env.example menjadi .env kemudian edit bagian: DB_CONNECTION=mysql DB_HOST=localhost DB_DATABASE=testlumen DB_USERNAME=db_username DB_PASSWORD=db_password Sebenarnya lumen sudah mendukung beberapa database, tapi untuk yang paling simpel gunakan saja mysql. Setelah itu jangan lupa uncomment baris Dotenv::load(__DIR__.’/../’); di boostrap/app.php Jika ingin menggunakan DB Facade laravel maka uncomment $app->withFacades(); Atau yang dibawah ini jika ingin menggunakan Eloquent $app->withEloquent(); Untuk yang sekarang ini kita uncomment yang facade saja. Sebelum mulai membuat query yang pertama perlu dilakukan adalah dengan membuat database dan tabel, diasumsikan database[…]

  Tak kenal maka tak sayang, oleh karena itu mari berkenalan dengan lumen. Sebelum berkekenalan lebih lanjut, yang perlu dilakukan pertama kali adalah install dulu. Perlu diingat bahwa lumen ini membutuhkan php versi 5.4 keatas, jadi bagi yang masih menggunakan versi php dibawahnya harus updgrade terlebih dahulu. Berikut cara-cara instalasinya 1. Download lumen installer terlebih dahulu $ php ./composer.phar global require “laravel/lumen-installer=~1.0″ Jika menggunakan linux, jangan lupa untuk menambahkan $HOME/.composer/vendor/bin ke dalam PATH dengan melakukan edit pada file .bashrc (bash) atau .zshrc (zsh), untuk sistem operasi yang lain silahkan menyesuaikan. 2. Setelah selesai, jalankan perintah berikut: $ lumen new coba-lumen Maka lumen akan diinstall di folder “coba-lumen” dan kita bisa mulai bekerja di folder tersebut Oya entah kenapa saat menjalankan[…]

Gambar diambil dari sini Pembuat laravel, mas Taylor Otwell, ini sepertinya punya tingkat ke “selo” an yang tinggi, di sela kesibukannya beliau ini baru saja merilis lumen sebuah micro framework yang di desain lebih kecil sehingga bisa bekerja lebih cepat dibanding saudaranya, laravel. Bahkan di website nya lumen berani mengklaim lebih cepat dari silex dan slim, 2 micro framework php yang selama ini dikenal sebagai framework kecil yang super cepat. Dengan nama laravel di belakangnya sepertinya lumen ini akan cepat mendapatkan tempat di hati para programmer php, ya kalau sekedar ingin membuat website kecil-kecilan yang tidak membutuhkan fitur macam-macam, lumen ini layak dicoba. Selain itu menurut dokumentasinya fitur-fitur yang ada pada laravel pun bisa digunakan pada lumen, misal nya saja cache, validation[…]

Jadi tadi malam laravel merilis versi terbarunya, laravel 4.1 dan tanpa menunggu lama, blog ini langsung penulis upgrade 😀 untuk langkah-langkah upgrade dari versi 4.0 ke versi 4.1 bisa dilihat disini. Sedang untuk dokumentasi nya yang terbaru bisa dicek disini. Sejauh hanya di bagian pagination nya yang bermasalah, tampilannya jadi list kebawah dan penulis masih males buat ngeceknya, biarin aja lah. Mungkin kapan-kapan sembari mengerjakan beberapa todolist untuk blog ini yang sudah tertunda selama berbulan-bulan 😀